
Temukan Arah Kiblat dari








Arah kiblat di lokasi saya sekarang adalah arah menuju Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi — arah yang dihadapi setiap Muslim saat menunaikan shalat lima waktu (Salah). Kiblat bukan titik kompas tetap seperti "barat" atau "timur laut".
Karena Bumi berbentuk bulat, arah kiblat berubah tergantung di mana Anda berada. Muslim di New York menghadap kira-kira ke timur laut; yang di Jakarta menghadap barat-barat laut; yang di Cape Town menghadap hampir ke utara.
Inilah mengapa "arah kiblat dari lokasi saya" sangat penting. Jawaban umum tidaklah cukup.

Berikut adalah arah kiblat perkiraan untuk kota-kota besar. Angka-angka ini menggunakan metode Lingkaran Besar — jalur terpendek di permukaan Bumi — yang merupakan standar dalam fikih Islam.
New York, AS — 58° (TL) — 9.100 km
London, Inggris — 119° (TG) — 5.200 km
Istanbul, Turki — 155° (SST) — 2.800 km
Karachi, Pakistan — 271° (B) — 2.600 km
Jakarta, Indonesia — 295° (BBL) — 7.900 km
Nairobi, Kenya — 2° (U) — 4.200 km
Toronto, Kanada — 54° (TL) — 9.500 km
Sydney, Australia — 277° (B) — 13.400 km
Buenos Aires, Argentina — 73° (TTL) — 14.400 km
Lagos, Nigeria — 72° (TTL) — 5.000 km
Metode paling akurat adalah berbasis GPS — tidak perlu pencarian kota secara manual. Berikut cara kerjanya:
Buka alat kiblat di perangkat Anda dan izinkan akses lokasi saat diminta. Alat ini membaca koordinat GPS Anda secara otomatis, lalu menghitung arah tepat menuju Ka'bah di 21.4225°LU, 39.8262°BT. Arahkan perangkat Anda ke arah yang ditunjukkan oleh kiblat di lokasi saya.
Keunggulan utama dibandingkan pencarian berdasarkan kota adalah presisi. Jika Anda berada di pinggiran kota, dalam perjalanan, atau di luar negeri, GPS memberikan arah yang tepat sesuai posisi Anda saat ini — bukan perkiraan berdasarkan pusat kota.
Ketika Anda tiba di negara baru, arah kiblat berubah. GPS menghitung ulang secara otomatis. Buka alatnya dan arah baru sudah siap.
Anda berada di dalam ruangan dengan sinyal GPS ponsel yang andal. Gunakan tampilan kompas untuk menemukan arahnya, lalu gunakan sudut dinding atau jendela sebagai referensi tetap selama sisa masa menginap Anda.
Kantor dan ruang rapat yang tidak familiar dapat membingungkan orientasi Anda. Pemeriksaan ponsel selama sepuluh detik sebelum waktu shalat memberi Anda referensi yang bisa digunakan sepanjang hari.
GPS bekerja tanpa data seluler setelah ponsel Anda mendapat sinyal satelit. Perhitungan kiblat berjalan secara lokal di perangkat, tidak memerlukan koneksi internet.
Jika Anda pernah shalat di masjid, Anda pasti menghadap ceruk di dinding yang disebut mihrab. Ceruk ini adalah penanda kiblat permanen yang dibuat oleh arsitek, yang dibangun langsung ke dalam struktur masjid.
Secara historis, para ulama menggunakan pengamatan astronomi — posisi matahari saat tengah hari, Bintang Utara, dan tabel bintang yang dikompilasi — untuk menentukan arah kiblat sebelum pembangunan. Metode ini secara konseptual identik dengan cara kerja perangkat lunak GPS saat ini: keduanya menentukan arah yang tepat dari lokasi yang diketahui menuju titik tetap.
Tradisi penentuan kiblat yang cermat telah berlangsung lebih dari seribu tahun. Mihrab adalah ekspresi fisiknya.
Anda tidak perlu berada di luar negeri untuk merasa asing di ruangan yang Anda tempati. Kehidupan sehari-hari menempatkan Anda dalam situasi seperti ini secara rutin.
Banyak profesional Muslim yang shalat di ruang rapat, sudut yang tenang, atau kantor yang tidak terpakai selama jam kerja. Pemeriksaan ponsel selama sepuluh detik memberikan arah yang bisa Anda gunakan sepanjang hari tanpa perlu mengecek ulang.
Pelajar sering shalat saat istirahat di ruang kelas, lorong, atau ruang shalat. GPS bekerja di dalam ruangan pada sebagian besar smartphone modern, bahkan tanpa Wi-Fi.
Gedung-gedung publik besar tanpa jendela yang terlihat tidak memberikan rasa orientasi alami. Alat kiblat menghilangkan tebak-tebakan. Temukan arah Anda, identifikasi referensi tetap — tiang, dinding, atau kusen pintu — dan gunakan.
Intinya sederhana: ponsel Anda sudah ada di tangan Anda. Kiblat dari lokasi Anda yang tepat hanya satu ketukan saja.
Akurasi GPS pada smartphone modern biasanya dalam jangkauan 5 meter. Pada jarak 2.000 hingga 15.000 km dari Mekah, kesalahan posisi sebesar 5 meter menghasilkan penyimpangan arah kurang dari sepersekian derajat — sepenuhnya dapat diabaikan.
Fikih Islam mengatasi ketidakpastian yang tidak terhindarkan melalui prinsip ijtihad al-qibla: seorang Muslim yang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menentukan arah yang benar dan shalat sesuai dengan itu telah memenuhi kewajiban.
Alat GPS modern melampaui standar apa pun yang disyaratkan oleh prinsip tersebut. Penyimpangan bahkan beberapa derajat masih berada dalam toleransi yang diterima oleh semua mazhab fikih utama.
Saat Anda membutuhkan kiblat dari lokasi tepat Anda — bukan rata-rata kota — QuranTime memberi Anda jawaban yang andal di mana pun Anda berada.
QuranTime menghitung kiblat Anda dari posisi GPS, bukan hanya sensor magnetik perangkat Anda, sehingga bekerja dengan andal di dekat furnitur logam, elektronik, atau dinding beton bertulang.
Di samping jarum kompas, Anda melihat sudut Kiblat dalam derajat dan jarak Anda ke Ka'bah — baik Anda lebih suka visual maupun angka, Anda memiliki keduanya.
Buka halaman di browser mana pun, izinkan akses lokasi, dan Anda langsung mendapatkan kiblat Anda. Tidak perlu unduhan, akun, maupun pengaturan.
Dari New York hingga Nairobi, perhitungan menggunakan koordinat GPS langsung Anda. Tidak ada batasan regional.
QuranTime sepenuhnya gratis untuk semua orang. Tidak ada iklan di halaman.
Ponsel, tablet, atau desktop — jika memiliki browser dan GPS, QuranTime bekerja di dalamnya.